BBC navigation

KBRI terus cari kabar WNI di Jepang

Terbaru  12 Maret 2011 - 06:48 GMT
Tsunami di Miyagi

Sekitar 400-an WNI tinggal di Miyagi, wilayah yang mengalami dampak paling buruk akibat tsunami.

Sejumlah warga Indonesia yang berada di sejumlah lokasi yang terkena bencana gempa tsunami di Jepang masih belum diketahui kabarnya.

Kedutaan Besar Indonesia di Jepang mengatakan mereka terus berupaya mencari tahu kondisi warga Indonesia di dua wilayah yang terkena dampak tsunami, Miyagi dan Iwate.

Sejauh ini Kedutaan Besar Republik Indonesia mencatat terdapat 414 warga Indonesia di Miyagi dan sebagian besar bekerja di perusahaan perikanan.

"Sekitar 200 lebih warga yang ada di Miyagi sudah berhasil kita hubungi dan diketahui kondisinya," kata Konsuler Penerangan KBRI di Tokyo, Duatmadji Hanomanresi kepada BBC Indonesia.

"Kita juga sedang mengirimkan tim untuk mengetahui kondisi warga Indonesia yang ada disana, posisinya hingga siang ini masih berada sekitar 40 kilometer dari lokasi bencana."

Mulai berjalan

Warga Indonesia yang berada di Tokyo mengatakan memang masih agak sulit menghubungi rekan mereka yang berada di lokasi bencana seperti di Miyagi dan Iwate.

"Sebagian rekan kami memang masih ada yang belum bisa dihubungi dan belum diketahui kabarnya," kata Mahasiswa Indonesia di Tokyo, Mutiara Pasaribu.

Mutiara juga mengatakan kondisi di Tokyo jauh berbeda dengan lokasi terdampak tsunami di Jepang Utara.

Sehari setelah bencana gempa dan tsunami, aktifitas warga di kota ini dilaporkan sudah mulai berjalan meskipun sejumlah sarana transportasi tidak beroperasi akibat dampak gempa kemarin.

"Kita semua baik di sini, kereta sudah jalan, bis sudah berjalan, Bandara Narita sudah dibuka tapi kalau subway atau kereta bawah tanah belum beroperasi," kata Mutiara.

"Pasokan gas di beberapa tempat memang ada yang tidak berjalan."

Jepang sebelumnya dilanda gempa berkekuatan 8,9 skala richter dengan pusat gempa berada pada kedalaman 24 kilometer dan 30 kilometer di lepas pantai timur Jepang.

Gempat tersebut mengakibatkan gelombang tsunami setinggi 10 meter dan menyapu sebagaian besar wilayah di Prefektur Miyagi dan Iwate.

Hari ini pemerintah Jepang mulai mengerakan ribuan tentaranya untuk membantu operasi penyelamatan dan pemulihan di wilayah yang terdampak gempa tersebut.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.