Terbaru  6 November 2010 - 16:05 GMT

Bandara Cengkareng aman dari debu Merapi

Banyak yang batalkan penerbangan

Banyak penerbangan dibatalkan karena peringatan dari otorita Australia

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penerbangan dari dan ke bandara Soekarno Hatta masih aman meskipun beberapa maskapai penerbangan sudah membatalkan penerbangan hari ini sampai hari Minggu (07/11).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti mengatakan sampai Sabtu malam, berdasarkan berbagai data yang masuk mengenai arah angin dan sebagainya, wilayah udara di atas Jakarta masih aman untuk diterbangi.

"Kita tidak pernah memberlakukan larangan terbang. Hari ini kita sudah klarifikasi semua, malah Menteri Transportasi sendiri sudah memberikan klarifikasi bahwa sampai saat ini Sukarno Hatta aman untuk penerbangan," kata Herry Bakti kepada BBC Indonesia lewat telepon genggam.

Mengenai keputusan beberapa maskapai penerbangan membatalkan penerbangan, Bakti mengatakan, mereka mengambil keputusan itu berdasarkan notice yang dikeluarkan pihak otorita penerbangan Australia mengenai debu Merapi.

"Itu karena ada informasi dari Australia yang mengeluarkan Ashtam [peringatan kepada airlines soal debu vulkanik]. Jadi pemerintah Australia mengeluarkan peringatan bahwa debu vulkanik yang dari Gunung Merapi itu sudah ke arah Barat dan sudah mendekati Jakarta. Itulah dasar para airlines untuk memutuskan membatalkan penerbangan," jelas Bakti.

Klarifikasi data

Keadaan masih aman untuk penerbangan. Indonesia masih menjamin itu.

Dirjen Perhubungan Udara

Selanjutnya Dirjen Perhubungan Udara menegaskan bahwa pihaknya sudah memberikan klarifikasi kepada berbagai maskapai penerbangan bahwa pihak Indonesia juga menerima informasi dari Australia tersebut namun data itu digabungkan dengan informasi Badan Metereologi dan Pusat Vulkanologi yang melihat arah angin yang membawa debu vulkanik tersebut.

"Dari data yang kita punya, arah angin memang ke Barat tetapi kemudian lari ke arah Selatan, ke lautan India. Jadi pada saat ini belum menganggu penerbangan. Makanya penerbangan domestik seperti Garuda tetap beroperasi. Keadaan masih aman. Indonesia masih menjamin itu," tegas dia.

Selanjutnya Dirjen Perhubungan Udara mengatakan pihak otorita penerbangan Indonesia akan tetap memantau dengan memakai seluruh data dari BKMG dan Pusat Vulkanologi serta juga dari otorita Australia.

Sejauh ini otorita perhubungan udara Indonesia baru menutup dua bandara yaitu bandara Adisutjipto di Yogyakarta dan bandara Adisumarmo di Solo.

Pengelola bandara Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II kepada Tempointeraktif mengatakan bahwa sejak pukul 13.00 WIB Sabtu (6/11) sudah 11 maskapai penerbangan internasional yang membatalkan keberangkatan dan kedatangan ke Jakarta.

Kesebelas maskapai penerbangan termasuk Singapore Airlines, Malaysia Airlines, Air Asia, Japan Airlines, Turkish Air, Lufthansa, Korean Air dan China Airlines.


BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.