Terbaru  16 September 2010 - 08:59 GMT

Ketua DPR jelaskan kunjungan ke luar negeri

Ketua DPR Marzuki Alie

UU memungkinkan anggota DPR melakukan studi lapangan.

Ketua DPR RI, Marzuki Alie, mengatakan kunjungan anggota DPR ke luar negeri -yang mendapat sorotan oleh banyak pihak- dibutuhkan untuk membantu dalam penyelesaian tugas-tugas legislasi.

"Di dalam menjalankan legislasi, UU memungkinkan anggota DPR untuk mencari referensi yang seluas-luasnya dan sebanyak-banyaknya," kata Marzuki Alie kepada wartawan BBC Indonesia, Sri Lestari.

"Setiap tahun kita menganggarkan berapa banyak legislasi yang akan disiapkan dan itu mereka melakukan kajian atau studi lapangan, jangan dibilang studi banding kayaknya kita belajar melulu."

Jadi dicarilah negara-negara yan bisa memberikan nilai tambah untuk penyeelsaian undang-undang.

"Pernah terjadi UU Migas tidak dilakukan studi lapangan, baru berjalan satu tahun dirasakan banyak kekurangannya, sudah ingin direvisi lagi," tambah Marzuki Alie.

"Jadi kalau dipersoalkan studi lapangan kawan-kawan ini, ya lalu gimana caranya."

Setiap RUU

Tapi mereka harus siapkan dulu setengah, ada bahan mentah setengah jadilah.

Marzuki Alie

Menurut Marzuki Alie setiap rancangan undang-undang memungkinkan program studi lapangan, namun harus mendapat persetujuan pimpinan.

"Tapi mereka harus siapkan dulu setengah, ada bahan mentah setengah jadilah. Ada yang belum apa-apa, mau lihat dulu, ya nggak bisa, kita coret."

Saat ini ada beberapa anggota DPR yang sedang berkunjung ke beberapa negara, antara lain ke Jepang, Korea Selatan, dan Afrika Selatan untuk mengkaji Kepramukaan.

Sementara itu yang lainnya berkunjung ke Belanda dan Norwegia dalam bidang hortikultura.

Sejumlah pihak mempertanyakan kunjungan kerja ini karena dianggap tidak terlalu efektif dan bukan jalan terbaik untuk mencari referensi karena biayanya yang mahal.

Selain masalah kunjungan ke luar negeri, beberapa ada juga yang mengkritik pembangunan gedung baru DPR yang direncanakan menelan biaya Rp 1,2 triliun.

Sementara itu anggota DPD dilaporkan juga akan melakukan kunjungan ke Inggris pada 17 September.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.