Terbaru  11 Agustus 2010 - 10:17 GMT

Reaksi atas pengumuman WHO

Banyak negara mengambil langkah antisipatif, termasuk memborong obat dan vaksi

Banyak negara mengambil langkah antisipatif, termasuk memborong obat dan vaksi

Badan kesehatan PBB, WHO sudah sepatutnya menyatakan pandemi flu babi telah berlalu, kata seorang ahli pada Komnas Flu Burung dan Pandemik Influensa Indonesia.

Pernyataan itu diutarakan Ketua Panel Ahli Komnas Flu Burung dan Pandemik Influensa, Amin Subandrio, kepada wartawan BBC Sigit Purnomo setelah WHO hari Selasa (10/8) resmi menyatakan status pandemi flu babi telah berakhir, dengan alasan virus jenis H1N1 tersebut tidak bermutasi seperti yang ditakutkan sebelumnya.

Menurut Amin, pencabutan ini memang sudah semestinya diumumkan, apalagi hanya sedikit kasus flu babi yang terjadi di Indonesia.

Untuk melihat materi ini, JavaScript harus dinyalakan dan Flash terbaru harus dipasang.

Tukar format AV

Dalam catatan Amin, kasus terakhir terjadi di Indonesia pada tahun lalu ketika dunia digemparkan dengan penyebaran virus flu babi.

Sementara itu, seorang peneliti flu dari Universitas Air Langga Surabaya, CA Nidom berpendapat masalah influenza menilai ancaman wabah influenza masih mengancam Indonesia yang saat ini masih berjuang melawan virus flu burung

Ancaman penyebaran Virus flu babi pertama kali muncul di Meksiko dan Amerika Serikat pada tahun 2009 dan menyebar dengan cepat dalam hitungan minggu.

Data WHO menyebut hingga pekan lalu jumlah korban jiwa flu babi 18.449.

Di Indonesia hingga akhir tahun lalu setidaknya ditemukan 500 kasus dan tiga di antaranya meninggal diduga akibat terjangkit virus flu babi.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.