Terbaru  17 Juni 2010 - 03:18 GMT

Vonis bersalah Antasari dikuatkan Pengadilan Tinggi

Antasari Azhar

Antasari Azhar

Vonis Antasari dalam kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Hakim Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Muchtar Ritonga dan para anggota majelis mulai membacakan putusan atas banding mantan ketua KPK sekitar pukul 9.30 WIB, Kamis pagi (17/6).

"Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Februari 2010," kata Muchtar Ritonga.

Muchtar juga menyatakan terdakwa Antasari Azhar terbukti secara sah telah menganjurkan pembunuhan berencana, serta memutuskan Antasari tetap dalam tahanan dan membayar biaya perkara.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan awal Februari memvonis Antasari Azhar dengan 18 tahun penjara dalam kasus tersebut, setelah dia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana.

Dalam sidang hari Kamis (17/6), hakim banding juga tidak melihat ada rekayasa dalam putusan pengadilan pertama oleh PN Jaksel dan juga tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak terdakwa yang dilakukan PN Jakarta Selatan, sehingga pengadilan banding tidak membatalkan vonis PN Jaksel yang diputuskan pada 11 Februari 2010.

Pengadilan banding juga tidak melihat pengadilan pertama telah mengabaikan fakta-fakta persidangan seperti diklaim dalam memori banding Antasasi Azhar.

Selain Antasari, putusan untuk tiga terdakwa lain dalam kasus terkait, yakni Sigid Haryo Wibisono, Wiliardi Wizar, dan Jerry Hermawan Lo, juga dijadwalkan dibacakan hari ini.

Kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasruddin menarik perhatian media dan publik setelah Antasari yang ketika itu masih menjabat ketua KPK.

Antasari menyatakan diri tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.