Terbaru  9 Februari 2010 - 08:12 GMT

Pengadilan Munir perlu 'diulang'

Munir

Munir dibunuh dalam perjalanan ke Belanda tahun 2004.

Majelis eksaminasi pengadilan Munir merekomendasikan agar proses pengadilannya diulang karena jaksa dan hakim dianggap tidak kompeten.

Pengumuman majelis eksaminasi ini disampaikan di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Komnas HAM membentuk Majelis Hakim Eksaminasi ini untuk memeriksa hasil putusan Pengadilan Jakarta Selatan atas terdakwa Muchdi PR dalam perkara pembunuhan Munir.

Ketua Komnas HAM Ridha Saleh awal Januari 2009 menjelaskan, anggota majelis ini adalah individu yang memiliki memiliki kompetensi di bidang Hukum Pidana, Hukum Hak Asasi Manusia dan sekaligus juga menguasai hukum Acara Pidana di Indonesia.

Menurut Ridha Saleh anggota Majelis Hakim Eksaminasi ini adalah Soetandyo Wignjosoebroto, Mudzakkir, Frans Hendra Winarta, Fajroel Falaakh, M. Rudi Rizki.

Namun demikian hasil majelis ini tidak mengikat secara hukum kepada lembaga peradilan.

Kesimpulan majelis ini dikatakan memiliki bersifat tekanan publik agar pengadilan itu diulang atau diperiksa lagi.

Hingga saat ini aparat penegak hukum dituding masih belum mampu mengungkap siapa sebenarnya yang dianggap para pegiat HAM sebagai otak di balik pembunuhan tersebut.

Pengadilan telah memenjarakan seorang pilot yang disebut sebagai eksekutor.

Namun membebaskan Muchdi akhir tahun 2008, mantan petinggi aparat intelijen yang sempat diduga berperan penting.

Setiap tahun, sejak tanggal 7 September 2004, peringatan kematian Munir selalu terfokus pada tuntutan agar pemerintah serius dalam mengungkap dalang pembunuh Munir.

Munir meninggal saat dalam penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta menuju Amsterdam, tempat Munir direncanakan akan melanjutkan studi.

Otopsi yang dilakukan pihak berwenang di Belanda atas jenazah Munir memperlihatkan adanya kandungan arsenik yang tinggi.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.