No tobacco for under 21 in New York

  • 31 Oktober 2013
Rokok, PA
New York City is making it harder for young people to buy tobacco products.

Belajar bahasa Inggris melalui berita BBC tentang larangan membeli produk tembakau bagi anak berusia di bawah 21 tahun dan kurangnya pasokan minuman anggur global.

No tobacco for under 21 in New York

New York City Council is making it harder for young people to buy tobacco products, including e-cigarettes.

It's voted to raise the minimum age for buying them from eighteen to twenty-one years, making New York the first major US city to do so.

The mayor, Michael Bloomberg, who's championed other anti-smoking campaigns, said the new ban would further reduce the number of young people taking up cigarettes.

Eighty per cent of those who smoke in New York, start the habit before their twenty-first birthday.

Some critics say it's anomalous to let under-twenty-ones join the military but not let them buy cigarettes.

Tembakau dilarang bagi anak di bawah 21 tahun di New York

Dewan Kota New York akan mempersulit anak-anak muda untuk membeli produk tembakau, termasuk rokok elektronik.

Mereka memutuskan untuk menaikkan umur minimal untuk membeli produk tembakau dari 18 menjadi 21 tahun, menjadikan New York sebagai kota besar pertama di AS yang memiliki kebijakan ini.

Walikota New York, Michael Bloomberg yang mengajukan kampanye anti-rokok lainnya mengatakan bahwa larangan ini akan semakin mengurangi angka anak muda yang merokok.

Sejumlah kritik menyatakan bahwa tidak lazim untuk membiarkan anak-anak berusia di bawah 21 tahun untuk masuk militer tetapi tidak memperbolehkan mereka membeli rokok.

Global wine shortage looms

Botol-botol minuman anggur, Getty
Global wine production has been declining since 2004.

Wine lovers are facing the threat of a global shortage of the drink, according to new research.

Last year, production dropped to its lowest level in forty years, according to analysts, leaving demand outstripping supply by some three-hundred-million cases.

Global production has been declining since its peak in 2004, while consumption has risen, driven predominantly by a growing taste for wine in China and in the United States where consumption levels rival those of France.

Pasokan minuman anggur global kurang

Para pecinta minuman anggur terancam kekurangan pasokan global, menurut penelitian baru-baru ini.

Tahun lalu, produksi minuman anggur anjlok hingga titik terendah dalam 40 tahun, menurut para pengamat, menyebabkan permintaan melebihi suplai yang mencapai 300 juta kasus.

Produksi global telah menurun sejak mencapai puncaknya pada 2004, sementara konsumsi naik, disebabkan khususnya meningkatnya penyuka minuman anggur di Cina dan Amerika Serikat dengan tingkat konsumsi menyaingi Prancis.