Tighter cigarette policy in Europe

  • 8 Oktober 2013
rokok elektronik, AP
Is e-cigarette going to be banned in European Union?

Belajar bahasa Inggris melalui dua berita BBC, tentang kebijakan rokok di Uni Eropa dan penyelidikan pemerintah Cina di Provinsi Xinjiang.

Tighter cigarette policy in Europe

The European Parliament will vote today on whether to class electronic cigarettes as a medicinal product.

E-cigarettes contain no tobacco but still give a nicotine hit.

It's part of a wider package of tough new regulations aimed at preventing young people from taking up smoking.

They include the banning of menthol and other flavoured cigarettes and the withdrawal from sale of small packets of ten; future health warnings could also cover up to three-quarters of a packet.

Many EU countries have already backed most of the proposals, but officials have complained that lobbyists for the tobacco industry have tried to water-down the legislation.

Kebijakan rokok yang lebih ketat di Eropa

Parlemen Eropa akan melakukan pemungutan suara hari ini (Selasa) untuk memutuskan apakah rokok elektronik akan dimasukkan sebagai produk pengobatan.

Rokok elektronik tidak mengandung tembakau tetapi memberikan aroma nikotin.

Langkah ini termasuk dalam rangkaian pengetatan baru untuk mencegah anak-anak muda merokok.

Kebijakan ini termasuk melarang mentol dan rokok dengan berbagai rasa lain dan penarikan bungkus kecil yang berisi 10 batang; peringatan kesehatan juga dapat menutup 3/4 bungkus rokok.

Banyak negara Uni Eropa yang telah mendukung sebagian besar proposal, tetapi pejabat memprotes bahwa lobi dari perusahaan tembakau mencoba menggagalkan kebijakan ini.

Authorities investigate nearly 400 people in Xinjiang

orang Uighur, AFP
Most of Uighur population often clash with the authorities.

The Chinese authorities investigated nearly four-hundred people in just two months in the western region of Xinjiang for spreading online rumours.

A Communist party-run news outlet says the suspects disseminated religious extremism and material that threatened stability.

More than one-hundred people have been detained.

China's leaders are currently trying to stamp out online rumours, which they believe stir unrest.

This campaign is being carried out in Xinjiang, where the minority Uighur population - most of whom are Muslim - often clash with the authorities.

Pemerintah Cina selidiki hampir 400 orang di Xinjiang

Pemerintah Cina menyelidiki hampir 400 orang dalam dua bulan di wilayah barat Xinjiang karena telah menyebarkan isu.

Kantor berita milik Partai Komunis mengatakan bahwa para tersangka telah menyebarkan ekstrimisme agama dan materi yang mengancam stabilitas.

Lebih 100 orang ditahan.

Pemimpin Cina saat ini berusaha untuk menghapus berbagai isu yang menyebar di internet, yang menurut mereka menyebabkan kerusuhan.

Operasi ini dilakukan di Xinjiang, tempat kelompok minoritas Uighur -yang sebagian besar adalah Muslim- sering bentrok dengan pihak berwenang.

Berita terkait