BBC navigation

Internet paedophiles target developing world

Terbaru  2 Juli 2013 - 17:15 WIB

Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC antara lain tentang pedofilia yang beroperasi melalui internet dan makhluk hidup yang mungkin menjadi penghuni terakhir planet Bumi.

Internet paedophiles target developing world

Thai children using a tablet, AFP

Are these children safe from the internet paedophiles?

Child protection experts say internet paedophiles are deliberately targeting vulnerable families in the developing world to facilitate live access to children through webcams.

The British-based Child Exploitation and Online Protection Centre, CEOP, says the children are then made to engage in sexual activity in exchange for payments to the family or to organised crime groups.

It warns that sex offenders are exploiting victims in poverty stricken countries where internet access is increasing and child protection policies are weak.

Last year CEOP received reports relating to 70,000 indecent videos and still images of children being shared on the Internet - double the number the year before.

Pedofilia internet bidik negara berkembang

Para ahli perlindungan anak mengatakan bahwa pedofilia yang beroperasi melalui internet sengaja mencari sasaran keluarga-keluarga lemah di negara berkembang untuk memfasilitasi akses langsung ke anak-anak dengan menggunakan kamera web.

Pusat Perlindungan Eksploitasi Anak dan Internet yang berpusat di Inggris, CEOP mengatakan bahwa anak-anak diajak melakukan aktivitas seksual dan keluarga mereka atau kelompok kejahatan dibayar sebagai gantinya.

Mereka memperingatkan bahwa para pelaku kejahatan seksual mengeksploitasi korban di negara-negara miskin di mana akses internet semakin meningkat sementara kebijakan perlindungan anak lemah.

Tahun lalu CEOP menerima laporan terkait 70.000 video tak senonoh dan gambar anak-anak yang disebarkan melalui internet yang naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Microbes are destined to be Earth's last inhabitants

Female scientist, Science Photo Library

Microbes will be the only survivors on Earth.

Scientists say the last creatures to survive our dying Earth in several billion years' time will be tiny single-cell organisms living deep underground.

Computer models used by the researchers at St Andrews University in Scotland suggest the heat from the Sun will eventually become so intense that the oceans will start to disappear.

And increased oxygen starvation will cause the rapid extinction of plants and large animals.

The only survivors, microbes called extremophiles, will cling on in the arid poisonous environment until they also succumb, in about two-point-eight billion year's time.

Mikroba akan jadi penghuni terakhir Bumi

Para ilmuwan mengatakan bahwa makhluk terakhir yang akan selamat di Bumi dalam waktu beberapa miliar tahun mendatang adalah organisme bersel tunggal dan berukuran sangat kecil yang hidup jauh di bawah tanah.

Simulasi komputer yang dipakai oleh sejumlah peneliti di Universitas St Andrews di Skotlandia menunjukkan bahwa panas yang dipancarkan matahari akan semakin kuat sehingga lautan akan mulai hilang.

Dan meningkatnya kebutuhan oksigen akan mengakibatkan tanaman dan binatang-binatang besar punah dengan cepat.

Satu-satunya yang selamat, mikroba bernama extremophile akan hidup di lingkungan yang gersang beracun sampai akhirnya mereka menyerah dalam waktu sekitar 2,8 miliar tahun.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.