BBC navigation

ILO calls for regulations to protect child labours

Terbaru  12 Juni 2013 - 18:35 WIB
Child labour in Bangladesh, AP

Many child labours are vulnerable to physical or sexual violence.

Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang kondisi buruh anak yang semakin mengkhawatirkan dan pembahasan mengenai antibiotik.

ILO calls for regulations to protect child labours

The International Labour Organisation says millions of children around the world are doing domestic work in conditions that are often dangerous and sometimes verging on slavery.

In a report to mark World Day against Child Labour, it's calling for regulations to stop children being exploited.

The ILO estimates that ten-and-a-half-million children -most of them girls under the age of fourteen- spend their days cleaning, cooking, fetching water and caring for very old or very young people.

Many are unpaid and denied access to education.

Some are trafficked and are vulnerable to physical or sexual violence.

ILO serukan perlunya perlindungan terhadap buruh anak

Organisasi Buruh Internasional (ILO) mengatakan bahwa jutaan anak-anak di seluruh dunia melakukan pekerjaan rumah tangga dalam kondisi yang sering kali membahayakan dan mengarah ke perbudakan.

Dalam laporan untuk memperingati Hari Dunia menentang Buruh Anak, ILO menyerukan perlunya peraturan yang menghentikan eksploitasi pada anak-anak.

ILO memperkirakan bahwa 10,5 juta anak -kebanyakan adalah perempuan berusia di bawah 14 tahun- menghabiskan waktunya membersihkan rumah, memasak, mengambil air, dan merawat orang-orang tua atau anak-anak.

Banyak dari mereka yang tidak dibayar dan tidak mendapatkan akses pendidikan.

Beberapa bahkan diperjualbelikan dan menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual.

G8 to discuss antibiotic resistance problem

antibiotics prescription, Science Photo Library

Over-use of antibiotics can result in "superbugs".

Science ministers from G8 countries will meet in London today to discuss the growing problem of antibiotic resistance.

Experts say the over-use of antibiotics is fuelling the problem, resulting in "superbugs" which are immune to antibiotics; they fear that everyday infections could soon become untreatable.

The ministers will be discussing how governments can work together to develop new antibiotics and employ them more wisely.

Drug resistant tuberculosis presents one of the greatest threats worldwide, with more than half a million cases annually.

G8 akan bahas masalah kekebalan antibiotik

Menteri-menteri sains dari negara anggota G8 akan bertemu di London hari ini untuk membahas masalah kekebalan terhadap antibiotik yang semakin berkembang.

Para ahli mengatakan bahwa pemakaian antibiotik yang berlebihan justru akan memperparah masalah itu, yang menimbulkan "superbugs" atau mikroorganisme yang kebal terhadap antibiotik; mereka khawatir bahwa infeksi yang umum terjadi tidak akan bisa disembuhkan.

Para menteri akan mendiskusikan bagaimana pemerintah bekerja sama untuk mengembangkan antibiotik baru dan memakainya dengan berhati-hati.

TB yang kebal obat menjadi salah satu ancaman dunia terbesar, dengan kasus mencapai lebih setengah juta tiap tahunnya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.