BBC navigation

Chinese activists call for Liu release

Terbaru  6 Desember 2012 - 16:13 WIB

Belajar bahasa Inggris dengan menyimak berita BBC tentang seruan pembebasan pemenang Hadiah Nobel dari Cina dan pembunuhan wartawan di Rusia.

Chinese activists call for Liu release

Liu Xiaobo

Liu Xiaobo received the Nobel peace prize in 2010.

More than 40 Chinese activists, writers and lawyers have written to the new Chinese leader calling for the release of the jailed Nobel peace prize winner, Liu Xiaobo.

The letter follows an earlier appeal by 134 Nobel prize winners to Xi Jinping, who took over as head of the Communist party last month.

The Chinese activists said that ending political imprisonment was a benchmark for China to move towards a civilised political system.

Liu Xiaobo was imprisoned four years ago after authoring a petition calling for political reform and respect for human rights.

Aktivis Cina serukan pembebasan Liu

Lebih dari 40 aktivis, penulis dan pengacara Cina menulis surat kepada pemimpin baru Cina untuk menyerukan pembebasan pemenang Hadiah Nobel, Liu Xiaobo, dari penjara.

Surat ini menyusul seruan sebelumnya oleh 134 pemenang Hadiah Nobel kepada Xi Jinping, yang menjabat sebagai Ketua Partai Komunis bulan lalu.

Para aktivis Cina mengatakan bila pemenjaraan tahanan politik diakhiri maka hal itu akan menjadi tolok ukur bagi Cina menuju sistem politik madani.

Liu Xiaobo dipenjara empat tahun lalu setelah menggalang petisi untuk menyerukan reformasi politik dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Russian journalist shot dead

Kosakata

appeal: seruan

imprisonment: pemenjaraan

political reform: reformasi politik

approached: didekati

A Russian television journalist has been killed in the North Caucasus.

Witnesses said Kazbek Gekkiev was approached on the street by two men, who reportedly checked his name and profession and then shot him in the head.

Mr Gekkiev was a newsreader on local television in the republic of Kabardino-Balkariya.

Wartawan Rusia ditembak mati

Seorang wartawan televisi Rusia dibunuh di Kaukasus Utara.

Para saksi mata mengatakan Kazbek Gekkiev didekati oleh dua pria di jalan. Mereka dilaporkan memeriksa nama dan profesi Gekkiev dan kemudian menembaknya di kepala.

Gekkiev adalah seorang pembaca berita di televisi lokal di Republik Kabardino-Balkariya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.