BBC navigation

Emir of Qatar visiting Gaza

Terbaru  23 Oktober 2012 - 16:59 WIB

Belajar bahasa Inggris dengan membaca laporan BBC tentang kunjungan emir Qatar ke Gaza dan hukuman untuk sejumlah ilmuwan Italia.

Emir of Qatar visiting Gaza

Emir of Qatar

Emir of Qatar is expected to inaugurate a number of construction projects in the Palestinian territory.

The Emir of Qatar has arrived in Gaza, the first head of state to do so, since the Islamist movement Hamas came to power five years ago.

Sheikh Hamad bin Khalifa al Thani, who crossed the border from Egypt in a large convoy, is expected to inaugurate a number of construction projects in the Palestinian territory.

Qatar has become one of the main backers of Hamas since the group fell out with the Syrian government.

Qatar also has strong ties with the US, causing some in the region to accuse it of meddling in Palestinian affairs.

Emir Qatar kunjungi Gaza

Emir Qatar berada di Gaza, kepala negara pertama yang melakukan kunjungan, sejak organisasi Islam Hamas berkuasa lima tahun lalu.

Sheikh Hamad bin Khalifa al Thani, yang menyeberang perbatasan dari Mesir dengan konvoi besar, dijadwalkan meresmikan beberapa proyek pembangunan di wilayah Palestina.

Qatar menjadi salah satu pendukung utama Hamas sejak kelompok ini berseberangan dengan pemerintah Suriah.

Qatar juga memiliki hubungan dengan dekat dengan Amerika Serikat, membuat beberapa pihak di kawasan menuduhnya mencampuri urusan Palestina.

Italian scientists jailed over earthquake 'blunder'

Quake in Italy

An earthquake struck central Italy in 2009, killing more than 300 people.

A court in Italy has jailed six earthquake experts and a government official for underestimating the risk of a big earthquake, a few days before one struck central Italy in 2009, killing more than 300 people.

The prosecution said their statements had been too reassuring.

But the experts, who were each sentenced to six years, argued that it was impossible to be definitive on the timing of any earthquake.

They were supported by outraged seismologists from all over the world, who said they'd been made scapegoats, and a terrible precedent had been set.

Ilmuwan Italia dipenjara karena anggap enteng gempa

Pengadilan di Italia menjatuhkan hukuman penjara terhadap enam ahli gempa dan seorang pejabat pemerintah karena menganggap remeh kemungkinan gempa besar, beberapa hari sebelum gempa terjadi di Italia tengah pada 2009, yang menewaskan lebih dari 300 orang.

Dakwaan jaksa menyebutkan bahwa berbagai pernyataan mereka terlalu menenteramkan.

Namun para pakar, yang masing-masing divonis hukuman penjara enam tahun, beralasan bahwa tidak mungkin secara pasti memperkirakan kapan akan terjadi gempa.

Mereka didukung oleh para ahli gempa dari seluruh dunia yang marah, yang mengatakan mereka menjadi kambing hitam, dan sebuah preseden yang buruk sudah ditetapkan.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.