Marines court-martialled over urination video

Terbaru  25 September 2012 - 16:03 WIB
Tentara AS di Afghanistan

Dua marinir AS yang akan diajukan ke mahkamah militer termasuk dari beberapa tentara yang terlibat.

Belajar bahasa Inggris sambil membaca dua berita BBC. Berita pertama tentang mahkamah militer dua marinir Amerika Serikat yang mengencingi jenazah pejuang Taliban di Afghanistan dan yang kedua tentang langkah pemerintah Denmark memperketat peraturan donor sperma.

Marines court-martialled over urination video

The Pentagon says two US marines filmed as they were urinating over dead Taliban fighters in Afghanistan are to be court-martialled.

The two staff sergeants (Joseph Chamblin and Edward Deptola) are among several men in combat gear seen relieving themselves on the bodies, in a video posted online in January.

The pair also face charges of failing to report misconduct by junior marines.

Three other marines have already been disciplined for their part in the incident, which caused dismay in the Pentagon and embarrassed the Marine Corps.

Mahkamah militer untuk marinir yang mengencingi jenazah

Pentagon mengatakan dua marinir Amerika Serikat yang terekam dalam film saat mereka mengencingi jenazah-jenazah pejuang Taliban di Afghanistan akan diajukan ke mahkamah militer.

Dua sersan itu (Joseph Chamblin dan Edward Deptola termasuk di antara beberapa tentara yang mengenakan perlengkapan tempur mengencingi jenazah-jenazah itu dalam video yang diterbitkan di internet bulan Januari.

Dua marinir itu juga menghadapi dakwaan tidak melapor tindakan tidak layak itu.

Tiga marinir lain telah dikenai tindakan disipliner karena terlibat dalam insiden yang menyebabkan keprihatinan Pentagon dan memalukan pihak Marinir.

Denmark limits sperm donation over scandal

Sperma

Denmark merupakan salah satu tujuan utama pencari donor sperma.

Denmark's health authorities are tightening rules governing sperm donation after one donor was revealed to have passed a rare genetic disease to at least five of the 43 babies he's thought to have fathered in 10 countries.

Neurofibromatosis (also known as Recklinghausen's disease) can cause blindness and epilepsy.

There's been severe criticism of the clinic involved for failing to screen out the condition, or to stop using the bad sperm quickly enough.

Under the new rules, no donor may exceed twelve inseminations; any suspicion of a genetic disease will make the carrier ineligible.

Denmark's liberal sperm donation policies have made it a big fertility destination.

Denmark batasi donor sperma menyusul skandal

Pejabat kesehatan Denmark memperketat peraturan tentang donor sperma setelah terungkap salah seorang donor menyebabkan penyakit keturunan yang jarang terjadi, paling tidak pada lima dari 43 bayi. Pria yang bersangkutan merupakan ayah dari bayi-bayi yang tersebar di 10 negara.

Neurofibromatosis (atau yang dikenal sebagai penyakit Recklinghausen) dapat menyebabkan kebutaan dan epilepsi.

Banyak pihak yang mengeluarkan kritikan keras terhadap klinik yang terlibat karena tidak memeriksa kondisi donor atau menghentikan penggunaan sperma buruk itu secara cepat.

Berdasarkan peraturan baru, tidak ada seorangpun yang boleh melebihi inseminasi 12 kali dan pendonor akan dibatalkan bila diketahui memiliki penyakit genetik.

Kebijakan liberal Denmark terkait sperma menjadikan negara itu salah satu tujuan utama.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.