BBC navigation

IAEA board to rebuke Iran's nuclear ambition

Terbaru  13 September 2012 - 18:19 WIB

Belajar bahasa Inggris sambil membaca berita BBC tentang pembahasan ambisi nuklir Ian dan berita kedua mengenai kemunculan nama calon pemimpin Cina di media.

IAEA board to rebuke Iran's nuclear ambition

IAEA flag

The Iranians insist their nuclear programme is entirely peaceful.

The United Nations nuclear watchdog, the IAEA, is beginning a board meeting at which it is expected to rebuke Iran over its nuclear programme.

In a draft resolution seen by the BBC, the United States, Britain, China, France, Germany and Russia express serious concern about Iran's uranium enrichment activities.

A BBC correspondent says the move is a display of unity by the six powers at a time when Israel has stepped up hints about a possible military strike against Iran.

Dewan IAEA akan memarahi Iran soal ambisi nuklirnya

Badan Tenaga Atom Internasional, IAEA, memulai pertemuan tingkat dewan yang diperkirakan akan memarahi Iran terkait program nuklirnya.

Dalam rancangan resolusi yang dilihat BBC, Amerika Serikat, Inggris, Cina, Prancis, Jerman dan Rusia menyampaikan kekhawatiran mendalam tentang kegiatan pengayaan uranium Iran.

Seorang wartawan BBC mengatakan langkah itu mencerminkan persatuan di antara enam negara besar pada saat Israel meningkatkan isyarat kemungkinan serangan militer terhadap Iran.

Chinese state media mentions absent Xi

Xi Jinping

In early September, Xi skipped meetings with visiting leaders.

The man expected to become China's next leader, Xi Jinping, has been mentioned in state media for the first time since he dropped from public view twelve days ago, prompting rumours about his health.

Reporting on the death of a Communist Party veteran, several Chinese news outlets said Mr Xi and other leaders had sent condolences through what they called various means.

China has not explained Xi Jinping's apparent absence or why he has cancelled several meetings with foreign dignitaries.

Media pemerintah Cina sebut nama Xi yang absen

Pria yang diperkirakan akan menjadi pemimpin Cina mendatang, Xi Jinping, telah disebut di media pemerintah untuk pertama kalinya sejak dia menghilang dari pandangan publik 12 hari lalu sehingga menyulut rumor tentang kondisi kesehatannya.

Ketika melaporkan tentang kematian seorang veteran Partai Komunis, beberapa media berita Cina mengatakan Xi dan para pemimpin lain telah mengirimkan pesan belasungkawa melalui hal yang disebut berbagai cara.

Cina belum menjelaskan ketidakmunculan Xi Jinping atau mengapa dia membatalkan sejumlah pertemuan dengan tamu-tamu asing.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.