Mari belajar bahasa Inggris dalam dua bahasa dengan menyimak berita-berita dari BBC.
Berita pertama mengenai sidang di Hong Kong terkait izin tinggal pembantu rumah tangga asing dan berita kedua mengenai permintaan maaf petinju Dereck Chisora.
Hong Kong fights maids residency ruling

Some Hong Kong residents protested against an earlier ruling.
Judges in Hong Kong have begun hearing an appeal by the government against a legal right for foreign maids to apply for permanent residency.
The government fears that the right could lead to a rise of several hundred thousand in Hong Kong's population.
Most foreigners can apply for residency after living in Hong Kong for seven years, but domestic helpers are legally barred from doing so.
An earlier court ruling backed a challenge to that exception by a maid who's lived in Hong Kong since 1986.
Most maids in Hong Kong are from the Philippines or Indonesia.
Hong Kong menentang putusan pemberian izin tinggal tetap
Para hakim Hong Kong memulai sidang banding yang diajukan pemerintah atas hak hukum pembantu rumah tangga asing untuk mengajukan permohonan izin tinggal tetap.
Pemerintah mengkhawatirkan pemberian hak itu akan menambah jumlah penduduk Hong Kong beberapa ratus ribu jiwa.
Sebagian besar warga asing bisa mengajukan izin tinggal tetap setelah tinggal di Hong Kong selama tujuh tahun tetapi berdasarkan hukum yang berlaku, pekerja rumah tangga dilarang menempuh hal yang sama.
Putusan pengadilan sebelumnya memenangkan tuntutan terhadap pengecualian itu yang diajukan oleh seorang pembantu rumah tangga yang telah tinggal di Hong Kong sejak 1986.
Sebagian besar pembantu rumah tangga di Hong Kong berasal dari Filipina atau Indonesia.
Boxer apologises for post-fight brawl

Before the fight Dereck Chisora had slapped Klitschko and spat water at his brother.
The British boxer Dereck Chisora has apologised for what he called his inexcusable actions before and after he lost a world heavyweight title fight on Saturday.
Chisora was questioned by German police after he exchanged threats and blows with another British boxer, David Haye, at a post-fight news conference in Munich.
Chisora was defeated by the reigning WBC heavyweight champion, Vitali Klitschko; before the fight he had slapped Klitschko and spat water at his brother.
The German police still want to interrogate David Haye about his part in the brawl.
Petinju meminta maaf atas perkelahian setelah pertarungan
Petinju Inggris, Dereck Chisora meminta maaf atas apa yang disebut sebagai tindakan-tindakan yang tidak dapat dimaafkan sebelum dan sesudah kalah memperebutkan gelar juara tinju kelas berat dunia pada hari Sabtu.
Chisora dimintai keterangan oleh kepolisian Jerman setelah dia dan petinju lain dari Inggris, David Haye, saling melempar ancaman dan pukulan dalam konferensi pers usai pertandingan di Munchen.
Chisora dikalahkan oleh juara bertahan kelas berat WBF, Vitali Klitschko. Sebelum pertarungan, dia sudah menampar Klitschko dan meludahkan air ke saudara laki-lakinya.
Kepolisian Jerman masih ingin menginterogasi David Haye tentang keterlibatannya dalam perkelahian.










