« Sebelumnya | Utama | Berikut »

Tak ada ampun untuk sopir mabuk

Mohamad Susilo | 2013-05-03, 15:16

Polisi akan memberlakukan peraturan yang lebih ketat.

Upaya untuk melindungi para pemakai jalan terus digalakkan di Inggris.

Beberapa waktu lalu polisi telah memberlakukan sanksi baru, yang membuat pengendara mobil yang memiliki gangguan penglihatan bisa langsung kehilangan surat izin mengemudi (SIM).

Kini pemerintah memutuskan, orang-orang yang beberapa kali tertangkap mabuk ketika menyetir, akan dipersulit untuk mendapatkan kembali SIM yang dicabut.

Terhitung mulai Juni, mereka yang memiliki masalah dengan alkohol harus mendapat surat keterangan dokter, bahwa mereka sudah bebas dari kecanduan alkohol sebelum mendapatkan kembali SIM mereka.

Keputusan dikeluarkan setelah data menunjukkan 3.000 orang yang masuk daftar 'pengendara mabuk' terus saja mengulangi pelanggaran mereka.

Pejabat yang membidangi keselamatan di jalan, Stephen Hammond, mengatakan pengendara mabuk sudah menjadi ancaman dan pemerintah berkewajiban untuk mencegah orang-orang ini tidak mengendarai mobil di jalan, agar tidak mengancam keselamatan orang lain.

Inggris sebenarnya memiliki undang-undang lalu lintas yang ketat.

Namun di peraturan ini masih ada celah hukum, yang membuat para tukang mabuk masih bisa menyetir mobil.

Keterangan dokter

Peraturan lama menyebutkan pengendara yang tertangkap mabuk bisa mendapatkan kembali SIM sebelum tes kesehatan dilakukan. Persoalannya adalah para pelaku banyak yang tidak hadir di tes kesehatan ini.

Sekarang hal itu tidak dimungkinkan karena mereka harus menyertakan surat dokter bahwa mereka benar-benar tidak lagi kecanduan minuman keras.

Selain mengetatkan peraturan, polisi sekarang juga berhak memaksa para pengendara mabuk untuk menjalani tes kesehatan bila mereka menolak uji darah yang biasanya dilakukan secara mendadak di berbagai ruas jalan, terutama pada waktu dini hari atau di akhir pekan.

Dokter akan mengirim hasil uji ini ke pihak-pihak terkait.

Dan bila diketahui seseorang menyalahgunakan alkohol secara terus menerus dalam kurun enam bulan, maka ia bisa tidak diperbolehkan mendapatkan SIM.

Demikian juga bagi mereka yang kecanduan alkohol selama satu tahun lebih.

Pemerintah jelas ingin mengirim pesan kuat bahwa tidak ada tempat di jalan bagi para pengendara mabuk ini.

Sama seperti pengendara yang tidak bisa melihat dengan jelas, mereka yang mabuk ini bisa membuat celaka tidak hanya mereka sendiri, tetapi juga orang lain.

BBC navigation

Copyright © 2015 BBC. BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.