« Sebelumnya | Utama | Berikut »

Sukses Inggris dan roda ajaib

Mohamad Susilo | 2012-08-10, 17:01

Laura Trott, generasi baru pebalap sepeda Inggris, meraih dua emas di Olimpiade London.

Tim bersepeda Prancis menemukan hal yang tidak biasa di tim Inggris.

Mereka mencermati, sebelum dan sesudah berlomba ofisial Inggris selalu membungkus rapi roda-roda sepeda yang dipakai di Velodrom Olimpiade London.

Bos tim Prancis, Isabelle Gautheron, curiga jangan-jangan Inggris menyembunyikan sesuatu.

Kecurigaan bisa dimengerti setelah atlet-atlet bersepeda Inggris mendominasi hampir semua nomor yang diperlombakan. Dari 10 medali emas yang disediakan, atlet-atlet Inggris menyabet tujuh emas, satu perak, dan satu perunggu.

"Kami tertarik untuk mengamati peralatan yang mereka pakai. Kami bertanya-tanya, bagaimana mereka bisa memacu sepeda secepat itu?" kata Gautheron kepada harian olahraga L'Equippe.

Prancis secara terbuka mengatakan mereka tidak menuduh atlet-atlet Inggris memakai doping karena tes doping di Olimpiade kali ini sangat ketat. Jadi, siapapun yang memakai obat perangsang pasti akan terungkap.

"Yang kami tahu adalah mereka selalu membungkus roda-roda sepeda sebelum dan sesudah lomba," katanya. Tim Prancis mengatakan jangan-jangan Inggris memakai roda ajaib.

Menanggapi pertanyaan tim Prancis, bos tim Inggris, Dave Brailsford, mengatakan tim Inggris memang memakai roda khusus. Istilah yang dipakai Brailsford adalah roda tim Inggris dibuat sedemikian rupa hingga mencapai derajat kebundaran yang sempurna.

Belakangan Brailsford mengaku bahwa ia sesungguhnya setengah bercanda karena roda yang dipakai tim Inggris sejatinya tidak berbeda dengan roda-roda tim lain. Bahkan roda tim Inggris dibuat oleh perusahaan Prancis.

Kalau memang peralatan Inggris sama dengan tim lain, mengapa atlet-atlet Inggris begitu dominan?

Pemanfaatan teknologi

Teknologi berperan penting mendorong prestasi atlet Inggris.

Setidaknya ada empat faktor yang membuat Inggris jauh lebih unggul.

Yang pertama litbang yang kuat.

Sejak beberapa tahun terakhir tim Inggris bekerja sama dengan tim Formula 1 McLaren dan perusahaan peralatan udara BAE Systems untuk mencari keuntungan aerodinamika yang bisa diterapkan di cabang bersepeda. Dalam riset ini para pebalap sepeda secara aktif dilibatkan.

Litbang ini menghasilkan baju dan model sepeda yang tidak hanya nyaman bagi atlet tetapi juga bisa membuat mereka memacu secara maksimal. Pegangan sepeda misalnya dicetak khusus untuk setiap atlet, sehingga jari-jari mereka bisa mencengkeram dengan sempurna.

Celana yang dipakai juga bukan sembarang celana.

Celana ini ditenagai baterai yang membuat celana hangat sebelum dan sepanjang lomba. Mengapa celana perlu hangat?

Penelitian menunjukkan celana yang hangat bisa membuat otot lebih cepat panas dan itu berarti atlet-atlet Inggris bisa lebih cepat siap dibanding atlet-atlet lain. Ide cerdas, bukan?

Yang kedua adalah faktor Brailsford.

Sejak mengasuh tim bersepeda Inggris, Brailsford melakukan pembenahan, memperkenalkan teknologi baru, memilih atlet, dan dikelilingi oleh orang-orang terbaik di bidangnya. Mulai dari pelatih fisik, psikolog, hingga ahli gizi. Brailsford adalah tokoh kunci di balik kesuksesan Inggris.

Keberhasilan Inggris merajai Velodrom, baik di Olimpiade Beijing maupun London, menjadi bukti bahwa Brailsford memang bertangan dingin.

Yang ketiga faktor atlet.

Inggris beruntung memiliki atlet-atlet hebat seperti Sir Chris Hoy dan Victoria Pendleton dan ketika keduanya mulai uzur telah muncul atlet-atlet muda yang telah menunjukkan geliat yang tidak kalah hebat.

Titisan Hoy dan Pendleton ada di dalam diri Jason Kenny dan Laura Trott. Di Olimpiade kali ini baik Kenny maupun Trott masing-masing merebut dua emas.

Energi ekstra


Sir Chris Hoy telah menyabet enam medali emas Olimpiade.


Faktor terakhir adalah dukungan penonton.

Keuntungan menjadi tuan rumah salah satunya adalah jaminan bahwa sebagian besar penonton pasti akan mendukung atlet-atlet Inggris. Dan ketika persaingan begitu ketat, sorak-sorai penonton bisa menjadi energi ekstra bagi atlet Inggris seperti diakui Hoy dan Trott.

Jadi sebenarnya tidak ada roda ajaib di sini.

Semuanya telah diatur dan direncanakan secara rapi sejak awal.

Para pengurus olahraga Inggris sadar bahwa Olimpiade adalah ajang paling besar dan bergengsi, jadi harus ada persiapan yang panjang.

Membina atlet bukan pekerjaan mudah. Pelajaran yang bisa ditiru negara-negara lain di sini adalah target emas tidak hanya ditentukan oleh dana besar saja atau atlet yang berbakat.

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana memanfaatkan dana besar itu seefisien mungkin sehingga pembinaan yang dilakukan menghasilkan atlet yang bisa tampil sebaik mungkin pada saat yang memang diperlukan, yaitu di Olimpiade ini.

Dana ini bisa untuk litbang dan merekrut orang-orang terbaik di bidangnya.

Yang juga perlu dicermati di sini adalah perhatian yang begitu besar pada detil, sampai urusan celana pun menjadi pembahasan serius.

Karena ternyata, celana bisa menentukan seseorang untuk menjadi juara.

KomentarBeri komentar

  • 1. Pukul 23:04 tanggal 10 اوت 2012, syofiaan menulis:

    Para pengurus olahraga Inggris sadar bahwa Olimpiade adalah ajang paling besar dan bergengsi, jadi harus ada persiapan yang panjang.

  • 2. Pukul 03:09 tanggal 15 اوت 2012, ag paulus menulis:


    Konsep program balap sepeda yang super baik ala UK, harus kita (Kemenpora) adopsi total, tidak cuma di iming2i bonus (terkesan instan) tapi holistik, melebar tidak hanya badminton dan angkat besi, tapi juga balap sepeda, renang, atletik dsb. seperti tulisan Bung Susilo, kita "juga bisa" kok...dimulai dari sekarang tuk ikut bicara di Rio (Brasil) 2016...semoga tabik

  • 3. Pukul 14:20 tanggal 18 اوت 2012, fernando menulis:

    Inggris benar2 menpersiapkan dengan bagus kepada para atlitnya

BBC navigation

Copyright © 2015 BBC. BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.