« Sebelumnya | Utama | Berikut »

Polisi gendut dan reformasi

Mohamad Susilo | 2012-03-16, 12:37

Polisi Inggris hari Jumat pagi (16/3) kembali menjadi berita utama koran Metro, kali ini bukan karena dugaan hubungan khusus perwira polisi dengan media atau sorotan terhadap kinerja mereka dalam menjaga ketertiban umum.

Menurut harian Metro, 52% polisi dan pegawai Metropolitan Police -sebutan untuk kepolisian London- kelebihan berat, 22% sangat gemut, dan 1% super gemuk.

Data tersebut didapat dari hasil kajian yang dilakukan Departemen Dalam Negeri.

Penulis laporan, Tom Winsor, mengatakan masyarakat Inggris mungkin akan heran melihat fakta bahwa setelah dinyatakan lolos uji fisik ketika dulu mendaftar, para anggota polisi tidak lagi mengikuti uji kebugaran lagi dalam karier mereka.

Namun Winsor menegaskan fakta ini tidak berlaku bagi para anggota polisi di unit-unit khusus, yang biasanya memiliki tugas lebih berat atau berbahaya, di mana ketahanan fisik menjadi salah satu senjata.

Fakta ini membuat pemerintah berencana menerapkan berbagai langkah mulai tahun depan, yang ditujukan untuk menjaga postur dan kebugaran para anggota polisi.

Di antaranya berupa lari dengan kecepatan rata-rata 9 km/jam selama 3,30 menit.

Pada 2018 uji kebugaran diperketat dengan antara lain mewajibkan polisi merangkat, mengangkat beban, memanjat dinding, dan menggotong 'jenazah' untuk mencerminkan tugas-tugas yang dihadapi sehari-hari.

Kajian pemerintah merekomendasikan bila anggota polisi gagal memenuhi uji tersebut, gaji mereka akan dipotong. Bahkan menghadapi kemungkinan dipecat bila berkali-kali gagal.

Menanggapi rencana pemerintah, ketua Federasi Polisi Inggris, Paul McKeever, mengatakan langkah tersebut berlebihan.

"Pengorbanan apa lagi yang harus dilakukan para anggota polisi," kata McKeever.

Ia mungkin melihat rencana pemerintah ini sebagai tekanan kepada polisi ketika lembaga ini harus melakukan pengetatan anggaran yang cukup besar, yang memaksa polisi mengurangi jumlah anggota.

Kemanfaatan untuk rakyat

McKeever mengatakan sejak pemangkasan anggaran diterapkan para anggota polisi seperti hidup dalam ketidakpastian.

"Pemerintah terus menekan kami. Padahal para anggota kami hanya ingin bisa bekerja dengan baik dan melayani masyarakat secara maksimal," kata McKeever.

Ia menambahkan dalam situasi sulit seperti saat ini, kepolisian membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah.

"Tetapi yang kami dapatkan adalah tekanan dan pemotongan gaji sementara kerja yang kami lakukan semakin banyak," tegas McKeever.

Tom Winsor yang menulis laporan soal kajian terhadap kepolisian mengatakan sistem pennggajian polisi perlu direformasi. Sistem ini, kata Winsor, dibuat pada 1920 dan relatif tidak mengalami perubahan besar sejak 1978.

Di era demokrasi, wajar bila rencana pemerintah ditentang sebagian kalangan. Keith Vaz, anggota parlemen dari Partai Buruh yang beroposisi mengatakan ia akan memanggil Winsor, guna memaparkan rekomendasi ini kepada para anggota parlemen.

Vaz mengatakan apapun yang akan dilakukan pemerintah terhadap lembaga kepolisian, yang penting adalah kemanfaatannya bagi rakyat.

Diperkirakan berbagai rekomendasi ini akan mendapatkan lampu hijau dari pemerintah, meski akan ditentang oleh Federasi Polisi Inggris.

Ketika perekonomian lesu seperti saat ini, berbagai langkah yang bisa menghemat anggaran dan membuat satuan kepolisian makin fleksibel, tentu akan disambut baik oleh pemerintah.

Pertanyaannya adalah apakah hasil yang didapat nanti hanya sebatas penghematan anggaran, sementara banyak pihak meminta ada reformasi dan transformasi layanan kepolisian terhadap masyarakat.

KomentarBeri komentar

  • 1. Pukul 11:00 tanggal 17 مارس 2012, Budi Murjiyanto menulis:

    Saya setuju dengan peraturan seperti itu. terlebih lagi polisi tersebut bekerja dilapangan ... wahh apakata masyarakat ada roti donat warna hijau lagi jalan di trotoar. hmmn...

    kalo di indonesia, polisi2 lapangan yang saya lihat - postur tubuhnya ideal alias tidak gendut. meskipun sebagian ada juga polantasy ang bodynya gendut, biar keliatan sangar kalo lagi operasi "tilang" kendaraan bermotor.

    Oya, Topik gendut di Indonesia yang lagi popular2nya adalah tentang "Rekening gendut". hheehehe

    maklumlah lagi ternak koruptor dikampung :D

  • 2. Pukul 11:03 tanggal 17 مارس 2012, Budi Murjiyanto menulis:

    selain sebagai penghematan Anggaran negara, postur body polisi gendut memang selayaknya harus menjadi perhatian bagi departemen dan polisi itu sendiri, khususnya dilihat dari faktor kesehatan.

    Saya setuju dengan peraturan seperti itu. terlebih lagi polisi tersebut bekerja dilapangan ... wahh apakata masyarakat ada roti donut warna hijau lagi jalan di trotoar. hmmn...

    kalo di indonesia, polisi2 lapangan yang saya lihat - postur tubuhnya ideal alias tidak gendut. meskipun sebagian ada juga polantasy ang bodynya gendut, biar keliatan sangar kalo lagi operasi "tilang" kendaraan bermotor.

    Oya, Topik gendut di Indonesia yang lagi popular2nya adalah tentang "Rekening gendut". hheehehe

    maklumlah lagi ternak koruptor dikampung :D

  • 3. Pukul 07:14 tanggal 19 مارس 2012, Taman Bacaan menulis:

    He he he...ada-ada juga ya.
    indonesia malah tentaranya banyak yg gendut pula.

  • 4. Pukul 10:59 tanggal 19 مارس 2012, ag paulus menulis:

    Kalau polisi UK gendut jadi masalah, di Negri kita gendut fisik lebih-lebih rekening gendut..dah tak ada berita lagi..Kenapa ya? Btw kalau di film, polisi gendut pasti gagal menangkap penjahat, karena larinya lamban, apalagi jika penjahatnya jago bela diri..aya-aya wae

  • 5. Pukul 09:02 tanggal 22 مارس 2012, SY menulis:

    Positifnya, Polisi inggris akan lebih gagah dan berani menghadapi preman. Kalau di Indonesia, preman yang gagah berani menghadapi polisi buncit :)

BBC navigation

Copyright © 2015 BBC. BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.