« Sebelumnya | Utama | Berikut »

Kakak beradik calon PM Inggris

Anton Alifandi Anton Alifandi | 2010-09-06, 14:03

Ed (kiri) dan David Miliband

Partai Buruh yang berkuasa selama 13 tahun di Inggris sedang menyusun kekuatan lagi setelah kalah dalam pemilihan umum Mei lalu.

Para anggota partai sekarang sedang memilih pemimpin baru setelah pemimpin sebelumnya Gordon Brown, mundur menyusul kekalahan partainya.

Persaingan kali ini mendapat bumbu ekstra karena di antara lima calon, favorit kuat untuk menjadi pemimpin adalah salah satu dari kakak beradik Miliband.

Sang kakak, David Miliband (gambar kanan) adalah menteri luar negeri dalam pemerintah sebelumnya, sedangkan adiknya Ed Miliband adalah mantan menteri energi dan lingkungan.

Keduanya dikenal sebagai politisi cerdas, sama-sama lulusan Universitas Oxford dan sama-sama masih muda.

David Miliband berumur 45 tahun, sedangkan Ed Miliband baru Desember nanti berumur 41 tahun.

Keduanya juga dekat dengan pusat kekuasaan di Inggris, David Miliband mengawali karir politiknya sebagai penasehat Tony Blair, sedangkan Ed lama menjadi penasehat Gordon Brown.

Kakak beradik ini sejak kecil lekat dengan kehidupan politik. Mendiang ayah mereka, Ralph Miliband adalah seorang sosiolog dan aktivis Marxis yang terkenal di Inggris.

Sebagai dua bersaudara, wajar apabila mereka mempunyai banyak persamaan, tetapi dari segi politik mereka memupunyai perbedaan jelas.

David Miliband dipandang sebagai politisi penerus Tony Blair yang ingin partainya dekat dengan masyarakat golongan menengah dan kalangan bisnis.

Sementara Ed dipandang lebih dekat dengan Gordon Brown dan ingin mengembalikan Partai Buruh kepada identitas asalnya sebagai partai yang membela golongan pekerja.

Sebaliknya dari segi kepandaian bergaul, Ed dianggap lebih mirip Tony Blair yang tidak canggung bergaul dengan semua lapisan maupun berbicara di media massa.

Sedangkan David Miliband, seperti halnya Gordon Brown, dianggap kaku bila harus berbasa basi dengan masyarakat dan lebih nyaman bila berdebat soal kebijakan.

Persaingan kakak beradik ini membuat liputan peristiwa politik penting ini berubah menjadi liputan yang kadangkala kekanak-kanakan.

Apakah Ed mau menjadi anak buah abangnya seandainya David yang terpilih? Pasti kata sang adik.

David sempat dilaporkan merasa berat seandainya harus menerima komando dari adiknya bila sang adik yang terpilih. Namun dalam debat di televisi, David membantah hal itu dan mengatakan dengan senang hati akan bekerja di bawah pimpinan adiknya.

Perhatian media yang besar kepada kakak beradik ini membuat risih tiga calon lainnya.

Salah satu dari mereka mengatakan dia kesal karena tidak bisa berbicara tentang masalah kebijakan karena media lebih suka meliput persaingan kepemimpinan Partai Buruh sebagai berita infotainment.

Sebagai orang yang hobby mengikuti perdebatan politik dan kebijakan publik, saya sempatkan nonton perdebatan lima calon pemimpin partai ini di televisi.

Kedua Miliband tampil dengan meyakinkan, bisa bercerita soal kebijakan secara rinci dan lancar menjelaskan persoalan secara jernih.

Sekarang tinggal bagaimana anggota partai dan serikat buruh menilai penampilan mereka.

Koran Inggris secara berkelakar mengatakan sebetulnya ada cara yang lebih sederhana untuk memilih di antara Miliband bersaudara, yaitu dengan menyerahkan urusan ini kepada ibu mereka.

Apakah sang ibu akan bilang "Ya sudah Ed, kamu kan masih muda, kasih kakakmu kesempatan menang, nanti giliranmu akan tiba."

Atau malah sang ibu akan mengatakan "David, kamu kan lebih tua, mengalah saja pada adikmu."

KomentarBeri komentar

  • 1. Pukul 07:24 tanggal 12 سپتامبر 2010, umar menulis:

    wah, rame dan seru kalau begini, dua - duanya berprestasi, coba kalau ini terjadi di indonesia pastilah akan semarak suasananya

BBC navigation

Copyright © 2015 BBC. BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.